Jumat, 19 Juli 2013
Yang Teristimewa Bagi Wanita
Bismillaahirrahmanirrahim..
"...Wahai pena..! Titiplah salam kami teruntuk kaum wanita. Tak usah jemu kau kabarkan bahwa mereka adalah lambang kemuliaan. Sampaikanlah bahwa mereka adalah aurat ..."
Adakah alasan bagi wanita muslimah untuk tidak berjilbab?
Adakah alasan syar’i bagi mereka untuk memampang foto-foto mereka di dunia maya?
Tidakkah mereka sadar bahwa foto-foto mereka dikoleksi tangan-tangan jahil?
Banggakah mereka menanggung dosa mata-mata yang memandang?
Tidakkah mereka sadar bahwa syaitan bangga dan terbahak-bahak dengan apa yang mereka lakukan?
Maukah mereka mencium harum wewangian surga? Duh, Kasihan mereka yang mengatakan “mau”..
Rambut mereka terurai..
Leher. . .
Lengan tangan. .
Dada,.
mereka menampakkan keelokan wajah dan titik-titik pesona tubuhmu di hadapan laki-laki non mahram. mereka menampakkan betis, lengan, kepala dan rambut. mereka keluar rumah dengan dandanan memikat dan mengundang fitnah. mereka pampang foto-foto di dunia maya ini terlebih dengan senyuman menggoda.
mereka memoles Senyum dan wajah-wajah mengundang fitnah. .
Apa yang mereka inginkan??
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” [HR. Muslim no. 2128, dari Abu Hurairah]
“..wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berjalan berlenggak-lenggok guna membuat manusia memandangnya, mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mendapati aromanya. Padahal aroma Surga bisa dicium dari jarak 500 tahun..” [HR. Imam Malik dalam al-Muwaththa’ riwayat Yahya Al Laits, no. 1624]
Sadarkah mereka bahwa lelaki-lelaki beriman tidak meridhai apa yang mereka lakoni?
Tak sadarkah mereka bahwa lelaki berhati serigala tengah mengaung bergembira dengan apa yang mereka pajang?
Untuk shalat maka diwajibkanlah wudhu terlebih dahulu. Apakah berhijab membutuhkan hati yang bersih terlebih dahulu? Justru hijab lah yang akan membersihkan hati pemiliknya maupun hati yang memandangnya. .
Tidakkah mereka sadar bahwa maut selalu mengintai?
Ingin dikatakan cantik?
Semua wanita itu cantik. Tak perlu diucapkan. Tapi baiklah akan kami katakan kepada mereka.
“Engkau cantik, kawan”
Puas kah?
Gembira kah?
Riang kah?
Menyuburkan keimanan kah?
Menambah level ketakwaan kah?
Meningkatkan kapasitas keilmuan kah?
Sayangnya itu adalah ungkapan gombal yang basi nan memuakkan. Namun bisa membuat mereka terbang ke dunia hayal.
Wahai pena, . . .
Titiplah salam kami teruntuk kaum wanita. Tak usah jemu kau kabarkan bahwa mereka adalah lambang kemuliaan. Sampaikanlah bahwa mereka adalah aurat. Berilah pengertian bahwa salah satu definisi aurat adalah bagian-bagian yang jika tersingkap atau terbuka maka timbullah gejolak rasa malu bagi pemiliknya. Artinya ketika mereka menampakkan aurat di dunia nyata maupun maya maka mereka telah mencabik rasa malu yang ada di hati. Hancurlah sudah bangunan kemuliaan itu.
Berilah kabar gembira kepada kaum hawa bahwa surga itu lebih luas daripada langit dan bumi. Mereka harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Sebagaimana mereka, kami pun merasakan ujian kehidupan. Karena itu, ajaklah mereka untuk menetapi kesabaran. tentu sabar di dunia lebih ringan daripada sabar dalam menahan siksaan di neraka.
Bisikkan pula, selain Maha Pengampun, Allah jua Maha dahsyat siksaannya. Di dalam neraka, Allah memiliki pengawal-pengawal baik dari golongan malaikat maupun ular yang siap menyiksa hebat kaum-kaum yang ingkar.
Sampaikan untaian nasehat kami agar mereka mempelajari tauhid yang benar, aqidah yang shahih, belajar tentang halal dan haram dan mengetahui kewajiban-kewajiban mereka sebagai wanita mulia dalam islam. .
Sekiranya hati mereka luluh akan nasehat kami maka itulah kebaikan bagi mereka. Kami berdo’a semoga mereka dimudahkan dalam memahami dan menjalankan syariat islam yang indah dan paripurna ini. Tidaklah kami mengharap balasan atas apa yang kami atau pun mereka lakukan. Sekiranya mereka enggan nan sombong lagi angkuh maka sekali lagi kabarkanlah mereka bahwa adzab Allah amat pedih lagi dahsyat. .
Wahai jemari dan lisan kami.
Jadilah engkau saksi kelak di hadapan Allah bahwa kami telah menasehati wanita-wanita kami.
Wallahu a’lam.
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ila ha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
Kamis, 18 Juli 2013
Melukis Dengan Cahaya
Allah menciptakan bumi (alam, laut dan berbagai mahluk unik) begitu indah dilengkapi dengan mahluknya manusia yang sempurna, dengan kamera kita bisa melukis keindahan tersebut untuk dinikmati dan dihayati. Melukis dengan kanvas sangat butuh keahlian khusus yang harus terus di asah, begitupun melukis dengan cahaya dibutuhkan tehnik dan feeling agar apa yang kita hasilkan memiliki makna dan cerita. Photo yang hebat itu mempunyai nilai dan cerita disetiap karya bukan hanya sekedar sexsy tapi memiliki arti, bukan hanya menarik tapi unik, bukan sekedar hebat tapi fantastis.
Kebersamaan yang begitu menyetuh (Hunting kebun raya Bogor)
Dalam fotografi, pada saat kita
menganggap kita baik, itu hancur.Sebetulnya sama dengan kalau manusia itu
sombong, tinggal ambruknya aja.”
Rabu, 17 Juli 2013
Tips Bagi Fotografer Pemula
Kepada siapa saja yang ingin menekuni profesi sebagai pemotret, pentingnya tiga hal: spirit(semangat), motivasi, dan sikap mental. Tiga hal di atas terkadang tak dipedomani dengan baik
oleh para fotografer pemula. Sejumlah fotografer pemula
memiliki daya juang yang kurang tinggi.“Spiritnya,.
Semuanya serba instan, ingin cepat. Selain kurang berdaya juang, sejumlah pemotret pemula juga tampak minim motivasi. Padahal faktor itu sangat
penting bagi seseorang untuk bisa menunjukkan yang terbaik dan menjalani
fotografi dengan sebuah konsekuensi tanggung jawab moral. Berkaitan dengan sikap mental, sikap sombong dan cepat merasa puas terhadap hasil yang dicapai. Karena (di bidang) fotografi, pada saat kita menganggap kita baik, itu hancur.Sebetulnya sama dengan kalau manusia itu sombong, tinggal
ambruknya aja.”
Kesetiaan pada bidang yang di cintai akan menghasilkan pencapaian yang mengesankan, semua bidang yang kita tekuni, pasti menjanjikan. Orientasi dalam melakukan sebuah profesi tidak semata-mata tertuju pada hal-hal yang bersifat fisik karena yang kita kejar adalah prestasi dan dedikasi kita.
Kesuksesan seseorang dalam bekerja utamanya bisa diukur dari besar manfaat keahlian yang bersangkutan bagi masyarakat banyak. Urusan sebaiknya dipisahkan dari tanggung jawab moral terhadap
profesi. Dari situ, totalitas menjalani profesi akan dapat tercapai dengan
lebih optimal. Sebagai contoh musisi kaya dan terkenal, almarhumMichael
Jackson. Ia menuturkan,”Berapa ratus juta orang yang terhibur kalau
diamenyanyi? Begitu dia meninggal,
orang kehilangan. Itulah hidup makna yang sebenarnya. Selain dia juga
menghasilkan (uang) dari itu.”. Cintailah
profesi itu sama halnya Anda
mencintai diri Anda di dalam
berkehidupan.
Langganan:
Postingan (Atom)